Usia 20+ biasanya sudah waktunya para orang tua gadis desa "mengopyak-opyak" untuk segera menikah..
Takutnya ntar keburu jadi "Perawan Tua" kalo gag laku-laku...
*ups...
maaf ya bapak ibu yang ada di rumah,,,
bukannya kami tidak mau menikah di usia muda, tapi ada rasa kekhawatiran yang selalu menyelimuti kegalauan dan kegamangan hati ini,,,,,
"Apa kami sudah siap untuk mengarungi kehidupan Rumah Tangga nanti? Siapkah kami menyandang gelar sebagai seorang istri untuk suami? Siapkah kami menyandang gelar ibu untuk anak-anak kami?"
Beberapa waktu lalu sempet jalan-jalan sebentar ke blog tetangga sebelah nemu petuah yang punya problem yang hampir mirip...
Bisa dijadikan sebagai cambukan mengganti alur mindset yang sedikit berbelok saja...
Tentang kasih sayang Allah SWT kepada umatNya para Pemuda dan Pemudi di dunia ini...
Ketika sifat kedewasaan telah menjadi jiwa,
jodoh itu akan datang tanpa harus dirintihkan
Kala itu hati seseorang telah bulat utuh,
siap menerima realita kehidupan rumah tangga,
manis atau getirnya, dengan lapang dada...
maka dari itu sedikit semangat untuk para jomblowan dan jomblowati yang sedang galau..
Jangan pernah lagi bertanya, mana jodohku?
Namun bertanyalah, sudah dewasakah aku??
sudah pantaskah aku untuk menjalankan sunnahMu???
ps: ternyata klo belum dewasa,kita blum boleh menikah
yaaa…. ;p